Ambon — Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Trinitas Ambon kembali memperkuat pembelajaran berbasis pengalaman melalui Program Magang Mahasiswa Tahun 2026. Sebanyak 27 mahasiswa ditempatkan pada sejumlah instansi pemerintah, lembaga publik, BUMN, dan institusi pelayanan masyarakat di Maluku
Program magang menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang diperoleh di kampus dengan praktik kerja. Melalui keterlibatan langsung di lingkungan organisasi, mahasiswa diharapkan semakin terampil dalam berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi, memahami budaya kerja, serta mengenal proses pelayanan dan tata kelola kelembagaan.Program magang menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang diperoleh di kampus dengan praktik kerja. Melalui keterlibatan langsung di lingkungan organisasi, mahasiswa diharapkan semakin terampil dalam berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi, memahami budaya kerja, serta mengenal proses pelayanan dan tata kelola kelembagaan.
Selain memperkaya pengalaman profesional, kegiatan ini juga membantu mahasiswa mengenali persoalan aktual di lapangan yang dapat dikembangkan menjadi gagasan penelitian dan bahan awal penyusunan proposal skripsi. Dengan demikian, program magang tidak hanya memperkuat kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja, tetapi juga mendukung proses akademik mereka.
Tujuh Lokasi Magang, Beragam Pengalaman Belajar
Mahasiswa ditempatkan pada tujuh lokasi, yaitu LPP TVRI Maluku, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Maluku, Kantor DPRD Kota Ambon, Balai POM Ambon, ASDP Hunimua, PLN ULP Haruku, serta Kantor Cabang Dinas Gugus Pulau VII Pulau Ambon dan PP. Lease Kelas A. Keberagaman lokasi tersebut memberi mahasiswa kesempatan memahami karakter kerja pada bidang penyiaran, hukum, legislasi, pengawasan, transportasi, ketenagalistrikan, dan administrasi pendidikan.
STIA Trinitas Ambon memandang program magang sebagai jembatan penting antara kampus dan dunia kerja. Kolaborasi dengan instansi mitra diharapkan terus berkembang melalui kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kompetensi mahasiswa. Pengalaman magang tahun 2026 diharapkan membentuk mahasiswa yang semakin siap, adaptif, bertanggung jawab, dan mampu menerapkan pengetahuan akademik secara nyata dalam kehidupan profesional maupun pelayanan kepada masyarakat.
Dokumentasi Kegiatan



